Banyu mendekap anak tampan yang kini terbaring dengan lelap di dadanya. Sesekali ia mengecup singkat puncak kepalanya. "Adek, bilang sama ibu ya. Ibu cepetan bangun. Adek mau dipeluk ibu," ucap Banyu sambil menggenggam tangan Lila dan berbicara seolah-olah bayinya lah yang berbicara. Hatinya terasa pilu. Setelah seminggu Lila tidak sadarkan diri, Banyu merasakan bahwa badan Lila sangat cepat kurus. Tangan Lila yang berada digenggamannya hanya terasa tulang dan kulit. Matanya memanas. Dekapannya semakin mengerat pada bayi yang hingga kini belum diberi nama. "Lihat, La. Anak kamu ganteng banget. Mirip kamu versi laki-laki. Ayo bangun ya? Katanya kamu pengen ngelakuin banyak hal. Nanti kamu bisa liburan, aku yang jaga adek. Ada Ibu sama Papa juga. Kai juga seneng banget kalau dititipin ad

