Arsakha masih bergeming setelah mendengar cerita dari Ki Rana Purwa tentang asal-usul dua benda pusaka yang saat ini berada di tangan pemuda itu. Dirinya sungguh tidak pernah membayangkan bahwa dirinya adalah seorang putra dari raja yang sudah gugur akibat kekejaman sang Raja durjana Ganendra Wilantika. Sampai saat ini Arsakha masih bergeming bagai disambar petir, setelah perjalanan pengembaraannya mempertemukan Arsakha dengan Ki Rana Purwa yang tidak lain mantan punggawa istana kerajaan Ajisakha, yang bertugas menjaga istana mendiang Raja Arya Arkananta. Gejolak dalam benak Arsakha begitu mendidih, membara, dan berapi-api. Ia ingin sekarang meluapkan dendamnya kepada sang Raja durjana Ganendra Wilantika. Arsakha pun berharap bahwa dirinya bisa masuk ke dalam istana Arundapati tanpa ada

