44. Pengintaian

1603 Kata

Arsakha merawat Elang hitam itu dengan tulus. Sebenarnya Arsakha bertanya-tanya dalam hatinya. ‘Kenapa seekor burung Elang hitam begitu jinak dan dan seakan mengerti waktu yang tepat untuk menolongku?’ arshaka masih menatap Elang hitam yang saat ini berada di atas lengannya. ‘Aku ingat beberapa waktu yang lalu, ketika aku keluar dari alas Kidung, rasanya aku pun pernah melihat seekor Elang hitam mengikutiku. Mungkin di daerah ini memang terdapat kawanan Elang hitam yang tinggal di sini,' Arsakha berbicara dalam hatinya sembari menatap Elang hitam itu dan memikirkan ucapan Pangestu tentang tempat tinggalnya yang dirusak oleh manusia. Dewi Utari menyadari lamunan Arsakha pagi itu. Namun dia tidak bisa menerka apa yang tengah Arsakha pikirkan. ‘Arsakha ... Apa yang sebenarnya kau pikirkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN