~ FLASHBACK ~ Sekitar pukul sembilan kedua pemuda yang semalam mengalami peristiwa sedih atas nama cinta, bangun dengan mengerjapkan matanya. Terlihat Utomo mengusap wajahnya sedangkan Rifai mengaruk-garuk kepalanya. Melihat kelakuan Rifai yang menggaruk-garuk kepalanya, Utomo menoleh ke arah sahabatnya dan berkata, “Aduh! Ketombe elo pada jatoh nih ke bantal. Jorok!” “Sana kek lo, bau naga itu mulut elo,” balas Rifai seraya menutup hidungnya. “Ala elo ini lagunya, mulut lo juga bau jigong..!” sergah Utomo tertawa lebar. Melihat tawa pada wajah Utomo, sahabatnya Rifai pun menggodanya, “Eh..., katanya mau mati. Sono sekarang lo ke jalan. Mumpung banyak banget mobil lewat jam segini.” “Hahahhahaha..., sialan lo. Sekarang gue mau ke warung depan dulu beli sarapan, atau kita bareng sarap

