Pagi sekali Reynaldi telah sampai kantor. Saat itu jam baru menunjukkan pukul tujuh lewat lima menit. Karena kedua sekretarisnya tidak juga memperlihatkan batang hidungnya, maka Reynaldi duduk di depan ruang kerja Dinda, karena kedua kunci di pegang oleh kedua sekretarisnya. Meytha yang sudah terbiasa datang jam tujuh lewat sepuluh menit dan terkadang jam tujuh, diberitahu oleh seorang sekuriti saat ia keluar dari lift. “Pagi Buu Meytha...,” sapa seorang Sekuriti bernama Sapto. “Pagi Pak Sapto..., sehat-sehat yaa” sambut Meytha balas menyapa dan tersenyum. “Bu ... Pak Rey sudah lima menit lalu datang,” tutur Sapto, seketika membuat Meytha melangkah lebar dan serta mengucapkan terima kasih pada sekuriti tersebut. “Selamat Pagi, Pak..., tunggu sebentar Pak, biar ruangnya dibersihkan du

