Pagi ini seperti biasa usai membuka pintu ruang kerja Reynaldi, Meytha meminta bagian OB untuk membersihkan ruangan tersebut dan mengganti bunga anggrek yang setiap satu minggu diganti oleh stand bunga, langganan perusahaan itu. Usai OB telah membersihkan ruangan sang Bos, Meytha menyalakan pendingin ruangan, menyalakan komputernya. Kemudian, keluar menunggu kehadiran Dinda di ruangan kerjanya. “Woi...! Pagi amat sih..., padahal ini baru jam tujuh lewat tiga puluh menit. Aku pikir..., diriku yang terlalu pagi,” tegur Dinda saat dilihat Meytha duduk di depan ruang kerja Dinda yang masih terkunci. “Aku mah biasa..., jam tujuh lewat sepuluh udah di kantor, beda dikit sama sekuriti..., hehehehe. Maklum jadi tukang ojek untuk antar anak ke sekolah. Justru kamu yang tumben udah di kantor. Bi

