Konfrontasi

2187 Kata

“Excuse me,” aku mendengar suara berat dibelakangku juga aku bisa merasakan ujung jari hangat menyentuh lengan telanjangku. Aku berbalik dan menemukan Elvern terlah menatapnya, kedua manik abu-abunya terlihat seperti biasa. “Oh Elvern?” “Ayo pergi ke suatu tempat yang lebih pribadi, dimana aku tidak akan terlalu ingin bertemu dengan rekan kerjaku dibandingkan kau yang berencana meninggalkanku begitu saja ditengah-tengah mereka. Kurasa kita bisa kabur berdua dengan sebuah adegan ciuman yang bisa kita rencanakan mulai detik ini,” Seperti biasa cara bicara Elvern akan jadi semaunya bila hanya kami berdua. Figure penuh wibawa yang beberapa saat lalu dia bawakan diantara seluruh rekan kerjanya hilang entah kemana. Terlebih bila aku sedang bersama Elvern, pria itu akan selalu memastikan aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN