“Merasa takut Tuan Elvern?” Warren mengujar sembari tersenyum dan berjalan dengan santai di depan Elvern. “Apa baru sekarang kau memikirkan beberapa kemungkinan yang terjadi atas keputusanmu?” Mendapatkan lebih dari beberapa hembusan angin amarah dari pria itu, Elvern maju dan memberinya sebuah pukulan kearah pria itu tapi Warren cukup jeli sehingga dia bisa dengan mudah menghindari pukulan yang terbilang serampangan barusan. “Fokuslah Elvern, rekanmu tidak akan suka bila kau mati konyol sekarang, kan?” Warren memamerkan sebuah senyum menyebalkannya lagi saat kemudian tangannya yang kosong telah memegang sebuah pedang dari belakang dan menyerang Elvern. Mendapati ancaman tersebut Elvern juga bergerak mundur menghindarinya meskipun tidak begitu mulus. Warren tidak memberikan kesempatan

