Ngidam

1433 Kata

Naura menggeliat dari tidurnya. Sesaat, keningnya berkerut sambil melenguh. Perempuan itu perlahan membuka matanya, dan hal yang ia lihat pertama kali, adalah, Gerald—laki-laki yang saat ini sudah resmi menjadi suaminya. "Nyenyak, Baby?" Gerald, mengendusi leher Naura, hingga membuat si pemilik geli sendiri. Astaga, kenapa setelah menikah, Gerald menunjukkan sisinya yang seperti ini si? "Hem, jam berapa? Aku harus bangun. Sebagai menanti baru, aku harus memberi kesan yang bagus di depan mama papa." "Belum adzan subuh. Bagaimana jika kita bersiap-siap dulu," kata Gerald. "Bersiap-siap untuk?" "Sholat, Baby. Kamu pikir apa, hm?" Gerald mengelus pipi Naura lembut. "Ah, tidak. Aku tidak memikirkan apapun. Ya sudah, Mas dulu yang mandi. Aku menyusul." "Mandi bersama bagaimana? Hitung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN