eps 37 : kubuka

1365 Kata

Kubuka kembali pintu rumah, lalu melangkah dengan gontai sembari mengedarkan pandangan ke setiap sudut ruangan, menatap nyalang pada bingkai bingkai foto yang memperlihatkan betapa kami tersenyum lebar dengan kebahagiaan yang tidak dibuat-buat. Aku tersenyum miris, mengingat lagi kejadian tadi sambil menekan d**a yang terasa terlubangi. Setelah kejadian di rumah mertua, kesedihan dalam hati ini semakin bertambah tambah saja jadinya. Dulu mereka berjanji akan mengutamakan aku, nyatanya, mereka mengingkari janji yang mereka buat sendiri. Aku terduduk di sofa sambil merenungi betapa terlukainya aku, air mata ini tumpah, tak henti-hentinya aku menangis sejak Mas Hamdan mengenal wanita itu. Tergugu diri ini sambil memeluk bantal sofa, ada rasa iba pada diri sendiri yang tak bisa digambarkan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN