"Aku tak mengira bahwa akan sesakit ini Mbak, ouh ... ya Allah," ucapnya sambil menekan perutnya yang membuncit. "Sabar Maura, tunggu sebentar perawat akan datang dan memberikan penanganan," jawabku. "Mengapa sebegini sakitnya Mbak?" tanyanya panik. Wanita itu menggelinjang dan menggeliat kesakitan. Dia bolak balik menangis dan mengadu. "Sabar tunggu sebentar ya, akan kuoanggilqkan petugas untukmu," balasku sambil berlari dan memanggilkan perawat yang kebetulan saat itu sedang sibuk sibuknya. Kuhampiri seoranh petugas yang membawa selang infus berikut cairannya, dia sudah mengenakan sarung tangan dan masker wajah. "Siapa Bu?" "Maura." "Baik, ini saya bawakan selang infus dan kami tengah bersiap memberikan Mbaknya penanganan untuk persiapan operasi. sebentar lagi petugas akan baw

