Geram

838 Kata

Kutunggu suamiku sedikit lengah atau waktu yang tepat, karena jika aku tak segera mengambil tindakan maka mereka akan semakin leluasa mengkhianatiku bahkan mereka bisa menciptakan kekacauan yang menghancurkan perusahaan ayahku. Dan benar saja setelah setengah jam menunggu sambil menyaksikan drama pendekatan buaya darat yang tak jauh dariku, akhirnya Mia berpamitan untuk ke toliket sebentar. Ia meraih tasnya dan beranjak sambil menyunggingkan senyum tipis ke arah Mas Randy. Kuikuti dia dengan cepat ke arah rest room di sebelah kiri restoran, dan beruntungnya suasana di sana lengang. Kutunggu asisten cantik pengkhianatku itu dengan d**a bergemuruh dan emosi yang meledak-ledak, rasanya tak sabar menunggunya di kamar kecil hingga aku mondar-mandir saja di depan wastafel. Tak lama suara pint

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN