"Heran sekali, baru keluar dari rumah sakit, tangan masih terluka dan diperban, dia malah nekat menemuiku alih alih pulang ke ruko dan beristirahat." Aku membatin seraya meninggalkan restoran tempat perjumpaan kami tadi. Sempat sempatnya dia ingin mengajakku bernostalgia, dalam keadaan lemah sedemikian rupa. Aku tak habis pikir dan tidak mengerti, mengapa baru sekarang terbesit keinginannya untuk memperbaiki hubungan, mengapa tidak dari dulu saja ketika dia baru saja memutuskan untuk menikah lagi dengan Maura atau saat dia telah memperistrikan wanita itu, mengapa Mas Hamdan tidak mencoba untuk memperbaiki hubungan denganku, menyesuaikan keadaan dan mengkondisikan agar kami saling menyayangi dan akur sebagai adik dan kakak madu. Jika ada konflik mengapa dia tidak berusaha untuk memperbaik

