Pernikahan Mantan

2843 Kata

Lift berbunyi pelan saat pintunya terbuka di lantai 28. Lorong kantor sudah sunyi, lampu-lampu sebagian dimatikan, hanya menyisakan cahaya putih lembut di area kerja utama. Jam di dinding menunjukkan pukul empat lewat sedikit. Kesya masih duduk di mejanya, layar laptop memantulkan cahaya di wajahnya. Ia sedang merapikan beberapa catatan ketika suara langkah sepatu terdengar mendekat. “Kesya.” Ia langsung menoleh. Kevin berdiri beberapa meter darinya, jas hitamnya masih rapi seperti pagi tadi, hanya dasinya sedikit dilonggarkan. “Iya, Pak Kevin,” jawab Kesya sambil berdiri cepat. “Saya memang rencana lembur hari ini. Kira-kira tugas saya apa ya, Pak?” Kevin menatapnya beberapa detik, senyum tipis muncul di sudut bibirnya. “Kamu ikut saya. Kita akan bertemu klien.” Kesya mengangguk ce

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN