Ungkapan Hati Angkasa

2188 Kata

Pagi itu suasana di depan gedung Aurellion Group cukup sibuk. Karyawan keluar masuk membawa laptop dan berkas, sementara beberapa mobil berhenti di area drop-off. Sebuah mobil sport hitam berhenti tepat di depan pintu utama. Kesya yang baru saja keluar dari gedung menghentikan langkahnya ketika melihat seseorang bersandar santai di mobil itu. Angkasa. Pria itu mengenakan kemeja abu-abu dengan lengan digulung sampai siku. Rambutnya sedikit berantakan tapi justru membuatnya terlihat semakin santai dan karismatik. Begitu melihat Kesya, Angkasa langsung tersenyum.“Kes.” Kesya menghela napas kecil lalu mendekat. “Kamu ini ya… kenapa jemput segala?” Angkasa membuka pintu mobil untuknya. “Meeting di kantor gue kan? Masa calon partner gue datang naik taksi.” Kesya langsung mengerutkan da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN