Darrel kini telah sampai di rumah sang grandpa. Pria tua itu tengah menatapnya tajam karena tidak biasanya ia akan datang telat seperti ini. “Apa yang membuatmu telat, Darrel?” “Tidak ada, Grandpa.” Darrel langsung memeluk pria yang sedang duduk sambil mengisap cerutunya. Darrel sangat tahu dan paham betul jika sang grandpa tidak suka melihat orang yang membuang-buang waktu seperti ini. Apalagi sangat tidak disiplin. “Apakah karena seorang wanita?” tebak William sambil menelisik cucunya—mencari tahu kebohongan yang tengah disembunyikan sang cucu. “Tidak ada wanita atau apapun itu dalam hidup Darrel, Grandpa.” “Baguslah. Wanita hanya akan melemahkanmu saja nanti.” Darrel hanya diam saja tidak menanggapi ucapan sang grandpa. Soal Shasa yang hidup bersamanya saat ini bi

