Chapter 35

1617 Kata

langit tiba-tiba kembali berubah gelap. seolah matahari sungguh enggan untuk menampakkan cerah sinarnya pada manusia walaupun hanya untuk sejenak. tak seperti biasanya, hari Dea sungguh tak ada minat sedikit pun untuk melakukan kegiatan apapun. sedari bangun tidur tadi, ia hanya memilih untuk bermalas-malasan saja. bahkan ia sampai melupakan sarapan paginya dan juga makan siang. namun sepertinya tidak untuk makan malam, karena belum juga tiba waktunya, perur ratanya sudah memberontak minta di isi. Dea menghembuskan nafas kasar. untuk kesekian kalinya ia merasa kesal dengan dirinya sendiri karena selalu lupa untuk menstok makanan walaupun hanya mie rebus di rumahnya itu. ia berjalan menuju pintu masuk rumahnya dan melirik ke arah langit yang tampak gelap. sepertinya akan turu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN