Bagian 28 JEBAKAN “Raline, kumohon bersabarlah!” - Arya Herlambang - Arya segera keluar dari kedai kopi milik Rama dan mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi. Hanya ada dua tempat yang mungkin didatangi oleh Raline, yaitu rumah kos dan panti asuhan. Dari kedai kopi itu Arya lebih dulu melaju ke arah rumah kos yang letaknya cukup dekat dari sana. Dia memelankan motornya saat melewati taman dan berharap ada istrinya yang sedang duduk di atas ayunan seperti dulu bila sedang sedih. Sayangnya, taman itu tampak kosong. Beberapa blok kemudian, Arya sampai di depan pintu gerbang rumah kos. Dia turun dari motornya dan berjalan menuju pos satpam. “Permisi, Pak. Bapak masih ingat saya? Yang pernah bantu Raline pindahan?” tanya Arya pada petugas satpam yang berjaga. Petugas satpam itu tamp

