bab. 40 Jika aku boleh jujur aku merasa menjadi wanita yang paling beruntung di muka bumi ini, rasanya aku begitu menyesal karena dulu sempat meragukan ketulusan Mas Andre. Bahkan aku juga sempat menolaknya hingga pada akhirnya aku luluh juga kala melihat Mas Andre begitu serius padaku. "Sayang," Tangan Mas Andre memeluk tubuhku dari belakang. "Apa yang kamu fikirin, kok Mas perhatiin dari tadi kamu melamun aja." "Gak papa Mas aku cuman lagi bahagia aja, karena kita pada akhirnya bisa bersama juga, aku juga minta maaf karena dulu pernah meragukan kamu," Ucapku jujur pada Mas Andre. "Yang lalu biarkan berlalu sayang, kamu tak usah mengingatnya lagi, Mas mengerti dulu mungkin kamu meragukan Mas karena kamu pernah mengalami kegagalan, dan Mas akan membuat kamu melupakan semuanya, perl

