bab 32

737 Kata

Bab 32 "Kenapa kamu bod*h sekali percaya pada Kalista, jika tadi aku tak melawati jalan ini mungkin kamu sekarang sudah menjadi santapan para preman c***l itu, " Andre memarahi Risma yang duduk diam tanpa berbicara sepatah katapun. "Saya fikir tadi Kalista benar-benar ingin berbicara hal penting pak, makanya saya mau menemuinya apalagi saat berbicara pada ku tadi dia sambil menangis," ujarku berusaha membela diri. "Kamu itu polos atau bod*h sih Ris, hingga mudah percaya sama Kalista yang licik itu," Lagi-lagi Andre memarahi Risma. "Ya pak, saya minta maaf," aku menunduk karena merasa menyesal sudah mempercai Kalista yang hampir membuat ku celaka. Heh Pak Andre mehela nafas kasar. ?? Saat sudah sampai di rumah aku segera turun dan meminta pak Andre untuk mampir karena aku ingin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN