bab 36 Pov 3 Saat membuka mata, Risma meringis kesakitan karena merasakan kepalanya begitu nyeri serta tubuhnya yang terasa remuk, saat sadar bahwa dirinya tengah di ikat Risma meronta sekuat tenaga di berusaha melepaskan ikatan pada tangannya. Ingin berteriak dia tak bisa karena mulutnya di sumpal dengan kain. "Wah, wah, wah, baguslah akhirnya kamu sadar juga," ujar Kalista yang baru memasuki ruangan tempat Risma di sekap. Risma terbelalak kala melihat Kalista yang memasuki ruangan, dan merasa takut karena Kalista membawa pist*l di tangannya. Risma ingin bicara tapi tak bisa, karena sumpalan di mulutnya belum di buka. "Buka sumpalannya," Kalista memeribtah anak buahnya untuk membuka kain yang ada di mulut Risma. Tanpa banyak bicara bawahannya pun segera melangkah mendekati Ri

