bab 23 "Ayo masuk," pak Andre mengajakku untuk masuk. dan saat memasuki butik, aku terpesona melihat gaun-gaun mahal yang ada di sini, se umur-umur baru pertama kalinya aku masuk ke dalam butik .semewah ini. "Pilihkan gaun terbaik yang ada di sini" Ujar pak Andre pada salah satu karyawan butik ini. "Baik tuan," karyawan itu membungkuk hormat pada pak Andre. Dan melangkah menghampiri ku yang masih berdiri memantung. "Mari nona ikut saya" Karyawan yang belum aku ketahui namanya itu menggandeng tangan ku menuju sederet gaun yang di gantung dengan rapi, sedangkan pak Andre duduk di sofa sambil memainkan ponsel milik nya. "Ini sepertinya cocok untuk nona pakai, pasti nona akan terlihat semakin cantik"Ujar nya sambil menyodorkan gaun berwarna biru laut, memang gaunnya terlihat simple

