Ayo Kita Menikah

2945 Kata

Pagi-pagi, Joshua mondar-mandir di halaman rumah Vanilla. Ia sedang tersambung melalui telepon dengan ibunya yang terus menerus bertanya di mana ia. Bagi Joshua, ibunya agak berbeda hari ini. Sejak panggilan itu tersambung, wanita itu memberondongnya dengan banyak pertanyaan yang membuatnya bingung harus menjawab yang mana terlebih dahulu. “Aku di apartemen. Hanya sendiri.” Hanya itu yang bisa keluar dari mulut Joshua. Selama ini ia memang bisa dibilang cukup dekat dengan ibunya. Sebagai anak satu-satunya, ia selalu memberi kabar pada ibunya ke mana ia pergi atau jika ia pulang ke apartemennya. Akhir-akhir ini ia memang tidak melakukan itu dan merasa wajar jika ibunya mempertanyakannya. Joshua mulai kewalahan saat ibunya bertanya apakah ia punya perempuan lain, dan hal lainnya yang bag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN