Pintu restoran mengayun terbuka dan menunjukkan sosok Camelia yang berjalan dengan tas yang menggantung di sebelah lengannya. Ia memindai sekeliling dan melihat Lauren melambaikan tangan di salah satu meja. Langkah kakinya mendekat dan duduk di depan wanita itu. “Tante tahu apa yang sudah terjadi?” Lauren bertanya setelah mereka berdua memesan minuman. Ia tidak ingin berbasa-basi. Ia tahu bahwa pembatalan perjodohan itu pasti tanpa sepengetahuan Camelia. Ia yakin wanita itu tidak tahu apa yang sudah suaminya putuskan tanpa mempertimbangkan pendapatnya. Camelia bingung mendengar pertanyaan wanita di depannya. Ia belum menceritakan Lauren mengenai keputusan suaminya untuk mengajak Vanilla tinggal di rumahnya. Ia berpikir, apa wanita itu sudah tahu apa yang terjadi. “Ada apa?” Ia akhirn

