Namanya Sudah Hancur

2136 Kata

Vanilla bangun dengan rasa pusing di kepalanya. Ia langsung menatap langit-langit kamar yang asing dan menyadari bahwa hari ini akan sama beratnya dengan kemarin. Dengan langkah gontai, ia masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan diri. Kurang dari setengah jam, ia keluar dengan tubuh berbalut handuk. Ia mendekati lemari dan membuka salah satu pintunya. Semalam, sekretaris Joshua datang dan membawakan koper berisi baju-bajunya, juga kucing dalam kandangnya. Joshua langsung menata lemarinya dan memberikan space untuk baju-bajunya. Vanilla keluar dari kamar dan langsung disergap kesepian. Ada perasaan sesak yang mulai mengulitinya. Ia memindai ruangan yang kosong. Bingung harus memulai hari dengan melakukan apa. Ia menatap ponsel dan laptopnya yang tergeletak di atas meja. Ia masih tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN