Semalam, saat Caroline mencuri dengar percakapan antara Jasmine dan ayahnya. Ia sempat mendengar nama Sierra disebut-sebut oleh Jasmine. Makanya, ia mengira Sierra adalah orang yang direkomendasikan oleh Jasmine. Sepertinya, nanti ia harus mencari waktu untuk meminta maaf kepada Sierra. Tak disangka orang yang kira musuh ternyata adalah orang yang harus diajak bekerja sama. Seperti kata pepatah, musuh dari musuhmu adalah sahabatmu. Begitu melihat Sierra yang keluar mengikuti ayahnya, Caroline segera menunjukkan senyum ramahnya kepada Sierra. Sayangnya, niat baik Caroline tidak ditanggapi dengan baik oleh Sierra. Wanita itu tetap memasang wajah dingin dengan tatapan sedikit curiga. Ia tidak mengerti apa yang sedang dilakukan oleh gadis itu. “Hmm. Baiklah, sekarang tolong ayah, siapkan

