Sierra! Kau benar-benar wanita penipu. Dulu kau mengatakan akan meninggalkan Daniel, nyatanya semua hanya omong kosong. Kau bahkan memanfaatkan anakmu sendiri hanya untuk mengikat Daniel. Tak akan pernah aku biarkan! Baru saja Jasmine berniat melangkahkan untuk mengejar Daniel, suara dering ponselnya langsung menghentikan langkahnya. Dengan wajah cemberut, Jasmine bergegas mengeluarkan ponselnya dari kantong saku. Saat melihat nama yang terpampang di layar. Wajah Jasmine sontak memucat. Tangannya bergetar keras dan dengan cepat ia segera mengangkat telepon itu. “Kakek.” Jasmine menyapa dengan sangat berhati-hati. “Aku sudah tiba di rumah.” Tanpa menunggu jawaban dari Jasmine, telepon itu langsung terputus. ===== “Ibuuu!” Wajah Ans terlihat sangat gembira, ia berlari sambil merentang

