Sierra terdiam tak membalas, ia memperhatikan wanita yang baru masuk dari ujung kepala sampai dengan ujung kaki dengan pandangan seakan baru saja melihat mahluk aneh, lalu dengan kening berkerut, dia balas bertanya dengan nada tak peduli, “Maaf, kamu siapa?” Dia tidak merasa pernah mengenal apalagi memiliki masalah dengan wanita yang baru saja masuk, tetapi sudah langsung mengibarkan bendera perang dengannya. “Aku dokter yang ditugaskan mengawasimu.” Katanya lagi sambil memperkenalkan diri dengan asal, sekedar menunjukkan papan nama yang ada di d*da sebelah kirinya. Wanita itu sama sekali tidak berusaha menyembunyikan tatapan menghinanya saat beradu pandang dengan Sierra. Sierra hanya diam sambil melirik tulisan di papan kecil. ‘Martha Stewart’ Walaupun Sierra tidak mengerti kenapa dokt

