Mau Memelukku Sampai Kapan?

2074 Kata

“Jangan buat aku mengatakannya lagi.” Tidak pernah ada kata mengalah di dalam kamus Daniel. Matanya sedikit menyipit, membuat kekejamannya tampak dengan jelas. Sebelumnya, berhadapan dengan Daniel yang seperti ini, pasti sudah membuat Sierra mengkerut ketakutan. Tetapi, saat ini, Sierra hanya merasa sangat kesal, dia merasa Daniel benar-benar seseorang yang sulit di pahami. Pria itu suka melakukan hal aneh, tetapi saat ditanya, bisanya hanya diam. Benar-benar menyebalkan. Melihat ketegasan tak terbantah Daniel, Sierra mulai merasa frustasi, dia tidak mau mengakui kalau dirinya mulai merasa goyah. Marah dan sedih memenuhi relung hatinya bersamaan. Dia benci dengan dirinya sendiri, yang begitu mudahnya terpengaruh oleh Daniel. “Aku bilang, aku bisa kembali sendiri. Jangan pedulikan aku!”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN