Di apartemen yang gelap gulita, hanya cahaya dari televisi yang menerangi ruangan itu. Di dekat pintu keluar koper-koper sudah berjajar rapi. Sierra terlihat sedang duduk di lantai terpekur di depan beberapa barang, dengan sebuah koper terbuka di sebelahnya. Saat suara di televisi meneriakkan kedatangan Daniel, Sierra mengangkat wajahnya dan menatap dengan sendu. Di layar kaca itu terlihat seorang wanita cantik yang sedang tersenyum bahagia, berdiri tepat di kaki tangga pesawat, menunggu pintu kabin pesawat dibuka. Sikapnya yang penuh semangat, seperti seorang wanita yang menanti kekasihnya kembali dari medan perang. Sierra teringat kembali kejadian saat Jasmine baru kembali dari luar negeri. Dimana Daniel, yang menanti dengan tak sabar, menunggu pintu kabin pesawat dibuka. Dan Sierra…

