Jangan Membenci

1861 Kata

Darby mendongakkan kepalanya, “apa maksud Iyang?” dia mendesak, seolah ada yang masih belum banyak ia ketahui. Kali ini nama Mamah disebut, padahal selama temani Darby, Mamah tidak mengatakan apa-apa mengenai dirinya. "Mamah tahu?" “Tanyakan sendiri pada Mamahmu, mengapa dia tetap diam dan biarkan semuanya terjadi padahal dia lebih dulu tahu hubungan Jeje dan Rifky dibanding kita semua?!” beritahunya. Dari reaksi tegang Darby, matanya yang melebar jelas pertanda jika ia sama sekali belum tahu. Tatty pasti tidak berani mengakuinya pada sang putri. “Mamah ta-tahu, Iyang?” suaranya terdengar gemetar. “Ya, Iyang juga tahu... tapi setelah kalian menikah. Dan mamahmu sendiri yang minta Iyang untuk tidak pernah memberitahumu juga.” Iyang langsung berdiri, kemudian melangkah lalu menunduk da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN