Erlan memandang kepergian Mitha yang masuk ke dalam rumah, dengan perasaan jengkel. Tiba-tiba saja ada perasaan cemburu yang melingkupinya. Saat melihat Mitha dan Arjuna yang berjalan secara beriringan masuk ke dalam rumah. "Sial! Ngapain gue ke kantor! Dio! Gue mau bolos hari ini, bisa kah?" tanyanya kepada sang asisten. "Maaf, Tuan Muda. Anda tidak boleh bolos hari ini. Apalagi pagi ini, Anda akan mengikuti meeting penting. Nanti siang, Anda juga harus izin untuk melakukan fitting baju pengantin." sahut sang asisten. "Sial! Sungguh menyebalkan!" kesalnya. "Kenapa, Tuan Muda? Apakah Anda sedang dilanda penyakit cinta yang menggelora kepada Nona Mitha?" ejek Dio, sambil melirik Erlan yang sedang kesal itu. "Jaga ucapanmu, Dio! Sejak kapan gue butuh wanita? Jangan mimpi, Lo!" hardikn

