Ternyata benar kata pepatah, Yang mengatakan, "like father, like son. Seperti halnya yang terjadi kepada putranya. Ternyata sifat posesif sang suami, Tuan Fred diwarisi oleh Erlan. Dari sifat Erlan, tidak ada sedikit pun kesan ramah kepada semua orang. Dia malah terlihat sangat angkuh, keras kepala dan arogan. Semua sifat Erlan di atas benar-benar dirinya turunkan dari ayahnya, Tuan Fred. Nyonya Anisa menghela napasnya panjang lalu berkata pelan, "Tak terasa Erlan telah dewasa sekarang dan sebentar lagi akan memiliki kehidupan pernikahannya sendiri." Yang tersisa nantinya tinggal dirinya dan sang suami yang masih terlihat mesra, walaupun usia mereka sudah tidak muda lagi. Erlan menatap wajah ibunya yang terlihat mulai sendu. Dia pun segera berkata, "Mami kenapa? Kok wajah Mami m

