Erlan terlihat lega melihat Arjuna pergi. Dia lalu menatap tajam ke arah asistennya. Seolah mengerti Dio pun berkata, "Tuan Muda, saya ke taman belakang sebentar. Mau mengadakan zoom meeting untuk mengabarkan kepada para klien, jika rapat pagi ini ditunda dulu." ucap Dio lalu mulai melangkah pergi. Setelah kedua pengacau itu pergi, Erlan terlihat lega. Nyonya Anisa dan Oma Rini juga sengaja menjauh dari situ untuk memberi waktu kepada keduanya, agar semakin akrab. Mitha yang telah menghampiri Erlan, segera duduk di dekat pria itu. "Kamu mau ngapain dekat-dekat aku? Mau minta jatah? Apa kurang yang tadi di garasi?" ketus Erlan, pura-pura marah. Padahal dalam hatinya dia sangat senang saat ini. "A ... aku mau mengobati luka mu, Mas. Wajahmu mulai terlihat bengkak sebelah," tutur Mitha

