Lima Puluh Satu

1722 Kata

Nazeela menyandarkan tubuhnya di sofa dan menatap langit-langit ruangan dengan tatapan yang perlahan kosong. Ia banyak merenungkan apa yang terjadi akhir-akhir ini dan itu sangat membebaninya, terlebih hubungannya dengan Joe yang semakin merenggang. Ia jarang menanggapi chat dari Joe demi menenangkan hatinya yang dilema. Akhir-akhir ini ia jarang kembali ke apartemen dan hanya mengandalkan ruangannya di butik untuk tidur dengan beralaskan sofa yang tidak begitu nyaman untuk menampung tubuhnya. Ia sadar kalau dirinya terus bangun pagi dalam keadaan badan pegal-pegal tetapi pada akhirnya terus mengulangi hal itu karena ia malas sekali pulang ke apartemennya. Sore ini rencananya Nazeela pulang karena ia perlu mengistirahatkan tubuhnya yang belakangan selalu begadang. Asistennya di butik s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN