Di kantor polisi semuanya saling diinterogasi. Masing-masing dari mereka duduk di tempat gelap dan hanya ada satu lampu di atasnya. Mereka semua berada di ruangan yang berbeda-beda dan di depannya ada petugas polisi masing-masing. Brak! "Katakan! Kenapa kamu melakukan pembunuhan ini?!" Seorang polisi yang duduk di depan Jay menggebrak meja dan menanyainya. "Pak, percayalah kami tidak bersalah. Rio adalah teman kami, tidak mungkin kami membunuhnya!" Jay berusaha menyakinkan polisi itu. "Baiklah, jika kau tidak ingin mengaku, temanmu pasti akan ketakutan dan mengakuinya!" ujar polisi itu. *** Di ruang berbeda, Annie juga duduk gemetar tengah diinterogasi polisi. "Ceritakan dengan detail kejadiannya!" pinta seorang sipir penjara. "W-waktu itu kami menemukan buku dongeng. Kami memba

