Runa yang memeluk bantal menjatuhkan bokongnya tepat di samping suaminya. Irsyad yang sedang berdiskusi dengan Helena dan Dito di buat kaget dengan kehadiran Runa yang tiba-tiba. Sekilas ia melirik ke jarum jam yang menempel di dinding, sudah pukul setengah sebelas namun istrinya belum juga tidur. Pandangannya kembali terarah pada perempuan di sampingnya. Runa yang merasa diperhatikan menoleh ke arah suaminya. “Kenapa?” tanyanya. “Kamu enggak tidur, Bun?” tanya Irsyad sambil mengusap punggung istrinya. “Nanti aja, bareng kamu,” jawab Runa sambil tersenyum. “Aku masih lama lho, kamu istirahat duluan aja,” ucap Irsyad yang tak tega melihat Runa yang sepertinya sudah kelelahan seharian ini. “Enggak apa-apa, aku tungguin,” jawab Runa yang masih bersikeras ingin menemani suaminya. Irsy

