Enam Belas

2714 Kata

“Jadi kalian udah baikkan?” tanya Helena. Perempuan yang baru saja tiba di ruangan Irsyad itu begitu terkejut melhat kehadiran Runa disana. “Udah, Irsyad udah jelasin kok semuanya ke aku,” jawab Runa sambil tersenyum ke arah Helena. “Syukurlah, aku udah takut waktu dengar kalian bertengkar di kamar kemarin,” ucap Helena. Perempuan yang mengenakan kemeja putih serta  pencil skirt berwarna maroon itu menarik kursi di samping Runa. Runa tersenyum malu. “Maaf ya, Mbak Helena. Aku udah nuduh yang macam-macam,” ucap Runa. “Enggak apa-apa, kalau aku jadi kamu, aku juga bakal marah, suami kece dekat-dekat sama perempuan lain,” ucap Helena sambil tertawa. “Jangan ngomong aneh-aneh, El. Baru baikkan ini, jangan bikin perang lagi,”  sahut Irsyad tanpa melepaskan pandangan dari laptopnya. Run

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN