Clara kembali menoleh pada Revan. "Salah paham yang bagaimana? Gimana kalau ngomong sama tangan aku aja. Supaya aku bisa jawab dengan tamparan lagi." "Semalam kita nggak ngapa-ngapain. Hanya tidur dan aku nggak bohong." "Oh ya? Pertanyaannya kenapa kamu tidur di sini, terlebih nggak pakai baju?!" "Untuk itu tolong kasih aku kesempatan buat menjelaskannya, Clara." "Menjelaskan apa lagi?" "Menjelaskan kalau ini salahku yang nggak tegas. Ya, bahkan di saat kamu mabuk pun ... aku nggak bisa menolak permintaan kamu." Clara nyaris tidak percaya dengan pendengarannya. "Maksud kamu apa? A-aku mabuk?" Sungguh, sekuat apa pun Clara berusaha memikirkannya, ia tetap tidak ingat apa pun. "Ya, aku cuma ninggalin kamu sebentar di rooftop hanya untuk mengambil cake ulang tahun sekaligus hadiah spe

