17. Imperfect Couple

1520 Kata

"Mama kira kamu sudah tidur sayang," Raina membelai lembut surai rambut Kiara. Kiara tersenyum hangat ke arah Raina. "Kiara belum mengantuk Ma. Emm ..., Kiara boleh tanya sesuatu gak Ma?" "Tanya apa sayang?" Raina tersenyum lembut. Kiara menggaruk pelan tengkuknya. Kiara dapat merasakan adanya rasa takut yang terselip di hatinya sekarang. "Sebenarnya Kiara penasaran tentang kronologis meninggalnya Ayah. Jadi, Mama bisa gak menceritakan semuanya ke Kiara?" pinta Kiara dengan binar mata memohon. Seketika Raina terdiam membisu. Wajahnya pun tampak sangat terkejut, dengan susah payah Raina menelan salivanya. "Apa Aku harus menceritakan semuanya kepada Putri kita Mas?" batin Raina seraya menatap lekat Kiara. Kedua alis Kiara menaut. Tangan kirinya pun menggoyangkan pelan bahu kiri Rain

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN