"Pernyelesaian paling baik adalah dengan bertemu bukan dengan orang Ketiga." **** Iqsa menyuruh Raniya untuk bertemu dengannya membahas perihal Ariska yang semakin hari malah semakin Dingin kepadanya. Seharusnya Iqsa yang Marah karena memang Ariska yang berselingkuh dengan laki-laki lain. "Beberapa hari ini gue jarang hubungin Ariska berharap dia sadar dan nanyain gue kenapa tapi yang ada sebaliknya, dia enggak ngasih kabar apapun. Lo tahu dia di mana?" tanya Iqsa sambil memandang serius Raniya. "Lah bukannya dia pergi mulu. Gue kira pergi sama lo," ucap Raniya. Raniya memang sering melihat Ariska lebih sering pergi tapi dia tidak tahu dengan siapa. "Bukan. Bahkan gue enggak tahu kalau dia lagi pergi. Selama di kantor dia diemin gue aja harusnya dia nanya gue kenapa bukan malah diemin

