Alfath menatap kepergian orang-orang yang Fatih bawa ke rumahnya untuk mencopot pemasangan karena pengawas di rumah ini dengan tajam. Emosinya masih saja berada di puncaknya hingga saat ini. Dan hal itu disebabkan karena Fatih yang hingga kini masih saja berada di rumahnya. Melisa sudah berada di kamarnya sejak tadi, enggan menghadapi Fatih yang telah tega menjebaknya semalam. Sedangkan Alfath, ia memilih untuk mengawasi para pekerja yang mencopot pemasangan kamera pengawas karena takut ada kamera yang disisakan. Alfath tak mau jika rumah yang ditinggalinya bersama dengan Melisa masih didiami oleh satu pun kamera yang menjadi penghubung Fatih mengawasinya dari jarak jauh. “Sekarang udah gak ada mata-mata lagi, tapi bukan berarti kamu bebas bisa keluyuran dari rumah ini. Ingat Alfath kamu

