Sepeninggal kepergian Alfath dan Najihan, Sri langsung menarik kedua sahabatnya ke pojokan. Apa yang telah terjadi baru saja adalah tontonan yang sangat menarik untuk diperbincangkan. Dengan semangat yang luar biasa, Sri berujar, “Gengs! Kalian liat barusan? Liat gak? Liat gak?” tanyanya dengan heboh. “Ya liat dong, lo pikir kita buta?” ketus Ulfa seraya memutar matanya jengah. Entahlah, meski ai sudah terbiasa bergaul dengan Sri, tetapi tetap saja ia merasa jika sri selalu menanggapi sesuatu dengan berlebihan. Walau sebenarnya apa yang baru saja mereka lihat sangat wajar untuk ditanggapi dengan berlebihan. Sama halnya dengan Ulfa, Raisa pun turut memutar bola matanya jengah ke arah Sri. Ia bahkan tak segan untuk mencubit lengan Sri yang untung saja masih menggunakan hatinya—tidak begi

