“Bu, Ibu ada hubungan apa sama Pak Bandi?” Mendengar pertanyaan Nenti sontak saja membuat Melisa yang pada awalnya akan beranjak meninggalkan ruangan kantor guru kembali duduk di tempatnya semula, tepatnya di hadapan Nenti yang menatapnya dengan penasaran. Tidak menyangka jika gosip mengenai kedekatannya dengan Bandi sampai bisa mempengaruhi seorang Nenti yang terkesan galak dan sangar. Selama ini pun Melisa menilai di antara semua guru, Nenti adalah satu-satunya orang yang tidak begitu terpengaruh dan peduli akan beredar berita burung tersebut. Melisa tersenyum seraya menggelengkan kepalanya. Ia yakin jika dirinya tidak perlu mengatakan banyak hal agar membuat Nenti percaya. Wanita itu sebenarnya pasti sudah bisa memahami situasi yang ada tanpa jawaban panjang lebar darinya. “Gak ada

