Alfath mengernyitkan keningnya saat matanya melihat mobil yang biasa digunakan oleh Najihan untuk berangkat dan pulang sekolah berada di depan gerbang rumah milik Fatih—ayahnya. Masih dengan kerutan yang menghiasi keningnya, Alfath berjalan untuk membuka gerbang dan memastikan apakah penglihatannya benar atau mungkin saja mobil ini hanya sama jenisnya. Dengan sedikit mengeluarkan tenaganya, Alfath mendorong gerbang rumahnya yang terasa berat hingga terbuka lebar. Setelah itu bibirnya tersenyum kala melihat Najihan yang dan di bagian belakang mobil. Ternyata benar jika mobil ii adalah mobil Ivan yang biasa digunakan untun mengantar jemput Najihan. Alfath pun mengalihkan pandangannya ke bagian kemudi mobil dan mendapati Iva di sana. Ia menyunggingkan senyuman penuh kesopanannya pada sosok

