Bel pulang berbunyi ketika Melisa mengurut kakinya sendiri di dalam ruang kantor guru. Suara nyaring tersebut membuat Melisa melihat ke arah jam dinding untuk memastikan apakah bel berbunyi di jam yang tepat atau tidak. Dan ternyata sekarang memang sudah waktunya pulang suntuk Melisa dan seluruh warga sekolah. Jam belajar dan mengajar di sekolah ini telah usai, untuk hari ini. Tentu saja bukan akhir dari segalanya, karena di hari esok mereka akan memulainya dari awal kembali. Yang sedang Melisa pikirkan adalah mengenai dengan siapa ia akan pulang. Apakah bersama Alfath yang tadi pagi mengantarnya datang ke sekolah? Atau harus menaiki kendaraan umum? Ingin rasanya Melisa memilih opsi pertama, tapi sepertinya Alfath tidak akan bersedia untuk melakukan hal tersebut. Jadi keputusan akhirny

