Happy reading, guys! Semalam Kinan sangat kekurangan waktu untuk tidur, tetapi pagi ini wajahnya terlihat lebih ceria dari sebelumnya. Suasana dapur yang biasanya terasa dingin karena aktifitas menyiapkan sarapan yang ia lakukan sendiri, kini berbeda. Ada kehangatan menyeruak masuk dalam hati Kinan. Wajah gadis itu tidak sepucat hari kemarin, ia bahkan tersenyum hari ini. Senyum yang lama tidak pernah muncul. Kinan sibuk meracik s**u vanila untuk Kian, matanya masih memerhatikan Kian yang sibuk sendiri. Senyumnya semakin lebar mengingat bahwa pagi tadi bukan dirinya yang membangunkan Kian, melainkan Kian lah, yang membangunkannya. Kian yang sejak pagi memaksanya untuk mengajarinya membuat telur ceplok, gadis itu sibuk dengan spantula berusaha membalik telur di atas teflon agar tidak go

