Bab 51

1636 Kata

"Terus sekarang giliran kamu jelasin sama aku tentang Stefi." Ucap Aldio lagi dengan tatapan intimidasi. Nina menelan air liurnya dengan kasar, mukanya berubah setengah pucat akibat tatapan suaminya itu. "Ehm.. Itu.. Se..se.. Sebenarnya.." "Cepat jawab, Nina!" Nina kembali tertegun dengan napas kasarnya. Sepertinya kali ini Nina tak bisa lagi berbohong, Aldio pasti sangat marah jika tahu dia berusaha menutupi sesuatu darinya. "Iya.. Aku memang mengancam Stefi saat kamu belum sadarkan diri. Aku gak bisa lihat kamu terbaring lemah, sementara Stefi dan Shella bisa berkeliaran seenaknya dengan kesalahannya." Jelas Nina sambil tertunduk, ia tak berani menatap kedua netra suaminya. Aldio melotot tak percaya. "Jelaskan secara detail, Nina!" pinta Aldio sambil mendekati Nina yang sudah ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN