Bab 31

1407 Kata

Kaffa melirik jam tangan, pria itu masih menunggu Bryan yang belum juga datang. Hanya Bryan satu-satu harapannya mengetahui tentang Shella. Walau bagaimanapun Bryan dulu sahabat Kaffa terlepas kesalahan yang pernah dia lakukan kepada keluarga Lea. Apalagi hubungan Bryan dan Aldio mereka sepupuan, Kaffa yakin Bryan tidak akan masalalu membantu Aldio. "Kaf, udah nunggu lama. Sorry gua telat." Kaffa tersenyum sambil tangan menyondorkan kearah kursi dihadapannya. "No problem, Bry. Gue juga belum lama. Duduk lo." Bryan mendaratkan bokongnya di kursi. Ia masih bingung kenapa mendadak Kaffa mengajaknya bertemu. "Lo ada perlu apa, Kaf?" Kaffa tengah menyusun kata yang tepat untuk dirinya sampaikan kepada Bryan. "Gua nggak mau berlama-lama atau sekedar basa-basi. Lo pasti tahu kan, kalau S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN