Nina tidak pernah tahu cara bagaimana dia bisa begitu mencintai Aldio. Tapi semua ini berjalan seiring waktu, karena semua sudah dapat takdir masing-masing termasuk Nina dan Aldio. Kini Nina dan Aldio berada di pantai sembari menikmati air kelapa menunggu matahari terbenam. Seolah dunia milik mereka, bahkan saat ini Nina dengan kacamata hitam ia meletakkan kepalanya dipangkuan sang suami. "Dulu honeymoon pertama kita kayaknya gak ada istimewa." Lirih Nina membuat Aldio yang menikmati angin berpaling menatap wanita cantik yang berbaring dipangkuannya. "Tentu saja begitu, kamu gak ingat kita masih pisah ranjang waktu itu." Nina terkekeh sebab nyatanya Aldio tidak pernah lupa dengan bulan madu mereka yang cukup singkat. Apalagi tiba-tiba mereka mendengar kabar Kaffa dan Lea kecelakaan.

